GOD IS AN ORCHESTRA CONDUCTOR

Tak Berkategori 463 Comments »

GOD is an orchestra conductor. He conducts the most complex yet most harmonic orchestral composition. THE UNIVERSE.

before I continue, I pray and hope that this analogy would fit or easily understood by people from any religion/faith. I wrote this for everybody. :)

Alam semesta adalah sebuah komposisi mahakarya yang begitu kompleks. If you ever had a chance to took part in an orchestra, as a violin player, trumpet player, bells, or anything, you would notice that everyone has their own part. Seorang pemain biola harus berkonsentrasi pada nada-nada yang tertulis di partiturnya. Seorang pemain crash cymbal juga berkonsentrasi pada partitur yang dipercayakan padanya. Andaikan kita bisa meminjam kedua partitur yang berbeda dari tiap musisi yang bertanggung jawab pada instrumen musik yang berbeda, kita akan menemukan bahwa kedua partitur itu punya perbedaan yang cukup mencolok.

Supaya komposisi sebuah orkerstra berjalan dengan baik, seorang pemain biola harus memainkan nada-nada yang ditentukan bagi dia pada saat yang tepat pula. Demikian halnya dengan seorang pemain perkusi. Andaikata kedua musisi saling bertukar partitur, sudah pasti musik yang dihasilkan tidak akan terdengar seindah/seperti yang seharusnya dikehendaki oleh sang konduktor.

The same thing goes for our lives. GOD provided each and every one of us with our own instrument, and our own partiture. To make it simple, everybody is provided with THEIR OWN TOOLS and THEIR OWN INSTRUCTIONS.

Masing-masing dari kita diciptakan dengan kelebihan masing-masing. Oleh karena itu, tugas kita pun berbeda-beda. Seorang pemain bell dalam sebuah kelompok orkestra mungkin akan terlihat remeh. Instrumen yang dia mainkan hanyalah sebuah bell atau triangle kecil tanpa nada. Hanya dipukul sesekali, dan tidak memiliki nada yang dapat divariasikan. Tapi peran nya mungkin SANGAT diperlukan untuk menciptakan suasana dan tambahan suara yang diperlukan untuk menciptakan sensasi yang tepat di momen yang tepat (dalam komposisi yang dibawakan).

Profesi kita mungkin terlihat kecil. Ada sebagian dari kita yang punya tanggung jawab besar sebagai pejabat, direktur perusahaan, seorang public figure, atau seorang kepala keluarga. Ada sebagian dari kita yang menjadi supir pejabat, office boy sebuah kantor, bahkan ibu rumah tangga.

Bayangkan adegan ini, seorang pejabat tidak bisa sampai tepat waktu ke tempat bekerjanya, atau dalam pertemuan penting dengan pejabat lain untuk membahas masalah kerjasama antar bangsa. Bila seorang supir pejabat tidak bisa mengemudikan mobilnya dengan baik dan tepat waktu, kemungkinan besar kerjasama antar kedua bangsa yang bersangkutan tidak bisa terwujud. Demikian pula halnya dengan office boy yang bekerja serabutan supaya seorang direktur perusahaan bisa dengan efektif dan efisien menjalankan perusahaannya. Seorang ibu/istri yang dengan tekun bangun pagi setiap harinya, menyediakan sarapan, baju untuk suaminya, mengurusi anak-anaknya yang perlu pergi ke sekolah, dan mencuci baju, merapikan rumah, menyapu/mengepel lantai, supaya rumah tangga yang disupport oleh suami/kepala rumah tangga bisa berjalan dengan baik. Sehingga saat sang suami/kepala keluarga pulang, dia bisa beristirahat dengan cukup agar keesokan hari bisa kembali lagi bekerja dengan tubuh yang segar, dan istirahat yang cukup.

Each and everyone of us has our part/role in GOD’s complex and great composition. What seem to us as a small role, seems EQUAL in GOD’s eyes. He valued every profession, every individual, everybody young and old, man or woman. Yang perlu kita lakukan adalah melakukan tugas kita sebaik mungkin, sambil tetap menghargai semua orang yang ada, siapapun dan apapun profesi mereka. :)

Persiapan menghadapi gempa bumi

Tak Berkategori 106 Comments »
  • Persiapan untuk keadaan darurat
  1. Menentukan tempat-tempat berlindung yang aman jika terjadi gempa bumi. Tempat berlindung yang aman adalah tempat yang yang dapat melindungi anda dari benda-benda yang jatuh atau mebel yang ambruk, misalnya di bawah meja.
  2. Menyediakan air minum untuk keperluan darurat. Bekas botol air mineral dapat digunakan untuk menyimpan air minum. Kebutuhan air minum biasanya 2 sampai 3 liter sehari untuk satu orang.
  3. Menyiapkan tas ransel yang berisi (atau dapat diisi) barang-barang yang sangat dibutuhkan di tempat pengungsian. Barang-barang yang sangat diperlukan dalam keadaan darurat misalnya:
    1. Lampu senter berikut baterai cadangannya
    2. Air minum
    3. Kotak P3K berisi obat menghilangkan rasa sakit, plester, pembalut dan sebagainya
    4. Makanan yang tahan lama seperti biskuit
    5. Sejumlah uang tunai
    6. Buku tabungan
    7. Korek api
    8. Lilin
    9. Helm
    10. Pakaian dalam
    11. Barang-barang berharga yang harus dibawa di saat keadaan darurat
  4. Mengencangkan mebel yang mudah rubuh (seperti lemari pakaian) dengan langit-langit atau dinding dengan menggunakan logam berbentuk siku atau sekrup agar tidak mudah rubuh di saat terjadi gempa bumi
  5. Mencegah kaca jendela atau kaca lemari pakaian agar tidak pecah berantakan di saat gempa bumi dengan memilih kaca yang kalau pecah tidak berserakan dan melukai orang (Safety Glass) atau dengan menempelkan kaca film
  6. Mencari tahu lokasi tempat evakuasi dan rumah sakit yang terdekat. Jika pemerintah setempat tidak mempunyai tempat evakuasi, pastikan anda tidak pergi ke tempat yang lebih rendah atau tempat yang dekat dengan pinggir laut/sungai untuk menghindari tsunami
  • Ketika Terjadi Gempa Bumi
  1. Matikan api kompor jika anda sedang memasak. Matikan juga alat-alat elektronik yang dapat menyebabkan timbulnya api. Jika terjadi kebakaran didapur, segera padamkan api dengan menggunakan alat pemadam api. Jika tidak mempunyai pemadam api gunakan pasir atau karung basah
  2. Membuka pintu dan mencari jalan keluar dari rumah atau gedung
  3. Cari informasi mengenai gempa bumi yang terjadi lewat televisi atau radio
  4. Utamakan keselamatan terlebih dahulu, jika terjadi kerusakan pada tempat Anda berada, segeralah mengungsi ke tempat pengungsian terdekat
  5. Tetap tenang dan tidak terburu-buru keluar dari rumah atau gedung. Tunggu sampai gempa mereda, dan sesudah agak tenang, ambil tas ransel berisi barang-barang keperluan darurat dan keluar dari rumah/gedung menuju ke lapangan sambil melindungi kepala dengan helm atau barang-barang yang dapat digunakan untuk melindungi kepala dari benturan reruntuhan.
  6. Jika anda harus berjalan di tengah jalan raya, berhati-hatilah terhadap papan reklame yang jatuh, tiang listrik yang tiba-tiba rubuh, kabel listrik, pecahan kaca, dan benda-benda yang berjatuhan dari atas gedung
  7. Pastikan tidak ada anggota keluarga yang tertinggal pada saat pergi ke tempat evakuasi. Jika bisa ajaklah tetangga dekat Anda untuk pergi bersama-sama
  8. Jika gempa bumi terjadi pada saat Anda sedang menyetir kendaraan, jangan sekali-kali mengerem dengan mendadak atau menggunakan rem darurat. Kurangilah kecepatan secara bertahap dan hentikan kendaraan anda di bahu jalan. Jangan berhenti di dekat pompa bensin, di bawah kabel bertegangan tinggi, atau di bawah jembatan penyeberangan.

sumber: wikipedia

KEINDAHAN KAMPUNG HALAMAN SAYKOJI :)

Tak Berkategori 12 Comments »

sedikit promosi pariwisata kampung gue sendiri.
ini foto2 kakak gue Sinta Penyami waktu lagi jalan2 pulang kampung.

she’s an excellent photographer. lumayan kan buat jalan2 daripada ke BALI mlulu hehehe

menarik kan? ayooo ke POSO!!!

today’s freebie? free beats ;)

Tak Berkategori 82 Comments »

Buat rapper pemula atau yang perlu beat gratisan. Silahkan download, nih. Semuanya beat buatan gue.
Lumayanlah buat belajar2 bikin demo,

SAYKOLOGY Volume 1

download di sini:
http://rapidshare.com/files/118208997/SAYKOLOGY_-_FREE_BEATS.rar.html

SAYKOLOGY Volume 3

download di sini:
http://rapidshare.com/files/150122650/SAYKOLOGY3.rar.html

file2nya dalam bentuk rar, jadi mesti di unrar pake winrar atau winzip :).
file mp3 128 KB, lumayan lah buat coba2.. hehehehe

cuma satu permintaan gue, jangan dipake buat bikin lagu yg isinya negatif ya… tp gw gak bisa maksa juga heheheh

Indonesia = Cheap Labour?

Tak Berkategori 73 Comments »

copy paste tulisan seorang sahabat di facebook.

terharu melihat persepsi Jr Lengkong. I copy his notes from here:

 http://oxygen-eration.livejournal.com/73…

Dear Adrian

For some of you who didn’t know. I am a fan of Saykoji. When I heard that there is a certain person from a certain country who “supposedly” copied his style I said “oh. he shouldn’t have done that”  

Then all Hell broke lose.

Okay. I am a creative mind and I am a design kid. I know how much it hurts when people copy your style, design, items or products. Why? Because it takes time to make/create/think of a product. IT DOES NOT MATTER WHAT NATIONALITY YOU ARE, Creativity is an individual right which should be respected.

At first I did not want to comment on the controversies surrounding the problem. I thought Saykoji handled it well. No rude words and just respect one another. After all both countries involved are what the world called “Islamic Countries” and with so many negative images on such countries, I think the last thing anyone want is another negative image.

I have friends from both countries and they are fine people. I have NOTHING against anyone from the country who feels as if they were insulted. You know what? There will always be the nice and the extremists in ANY groups/religions/countries

. You just have to know when to speak and when to be quiet. I chose to be quiet.   

UNTIL THIS MORNING.

I read the following comment on Facebook posted by Saykoji

“Adrian Wei Quan Lim: DEAR fatty rapper..i like ur style…u are fat n cute…and when you rap you sound just like my indon maid crying when i beat her up…bububuububu “

This is Adrian’s Facebook
http://www.facebook.com/group.php?gid=144860670072#/profile.php?id=717964096

Dear Adrian,

I know you love the cheap labour from my country. No, it’s not your fault they are cheap and I will not pretend to be proud or happy about their situation. But you have to know that they have NOTHING to do with whatever is happening between your country and my country. They are innocent people trying to make a living by working hard, living away from home and families for some income which will hopefully support their parents or children in Indonesia. I don’t know if you have ever gone through hardship, but you should. It will build your character and maybe if you ever struggle financially JUST ONCE, you will learn to respect those who are slightly below you in the social strata.

Aku tau kamu suka dengan tenaga kerja murah dari negaraku. Tidak, itu bukan salahmu kalau tenaga mereka murah dan aku gak akan berpura-pura bahwa aku bangga atau senang dengan situasi mereka. Tapi kamu harus tahu bahwa mereka TIDAK ADA SANGKUT PAUT-nya dengan apa yang sedang terjadi antara negaramu dan negaraku. Mereka hanyalah orang yang mencoba mencari sedikit nasi dan lauk dengan cara bekerja keras, hidup jauh dari rumah dan keluarga agar anak dan keluarganya bisa hidup lebih layak. Aku tidak tahu apa kamu pernah melewati masa-masa sulit dalam hidupmu, tapi kamu HARUS. Itu akan membentuk karaktermu dan MUNGKIN… mungkin jika kamu pernah SATU KALI SAJA kesulitan dalam bidang finansial, kamu akan belajar untuk menghormati mereka yang berada di bawah strata sosial-mu.

I have worked since I was 16. No, my parents are not financially struggling but they do want me to understand the value of money. I did. I know how hard I have to work to buy that pair of jeans I wanted. NO, I never worked as a maid and I thank God for his mercy that I never had to. But I used to have maids in Indonesia. I know how hard they work, how early they had to wake up in the morning and how tiring their work can be. Have you ever done ONE house chore, Adrian? Multiply that by 6 and try doing it everyday. Maybe then you will learn to respect those “Cheap labours” from my country.

Aku dari umur 16 tahun sudah mulai bekerja. Tidak, orang tua-ku bukan kesulitan uang tapi mereka mau aku mengerti nilai dan arti uang. Sekarang aku mengerti. Aku sekarang mengerti berepa susahnya aku harus bekerja demi sepasang celana jeans yang aku ingin-inginkan itu. TIDAK, aku belum pernah harus bekerja seperti “Tenaga kerja murah” yang kamu sebut-sebut dan ejek itu dan aku berterima kasih kepada Tuhan bahwa dia masih bisa memberiku berkat sehingga aku tidak harus seperti mereka. Tapi aku dulu punya pembantu di Indonesia. Aku tahu bagaimana beratnya pekerjaan mereka, betapa pagi-nya mereka harus bangun dan betapa melelahkannya pekerjaan mereka. Pernahkah kamu kerjakan SATU pekerjaan rumah, Adrian? Coba kali-kan itu 6 kali dan lakukan itu tiap hari. Mungkin setelah itu kamu akan mulai menghormati “Tenaga Kerja Murah” dari negaraku.

Does you mum ever do house chores, Adrian? I am sure all mums have. Some mothers from Indonesia ARE those “cheap labours” you talk and trash about on Facebook. If your mum was one of them, how would you feel? I love my mum and I don’t think ANY mothers should be lowered with words or actions especially in such a public manner. You should know that karma exists.

Apa ibu-mu pernah melakukan pekerjaan rumah, Adrian? Aku yakin semua ibu pernah melakukan pekerjaan rumah. Banyak ibu dari Indonesia adalah “Tenaga Kerja Murah” yang kamu bicarakan dan caci maki di Facebook. Coba tempatkan ibumu di posisi mereka. Bagaimana perasaanmu sekarang? Aku sayang ibuku dan aku punya pendirian bahwa TIDAK ADA ibu yang bisa di rendahkan dengan aksi maupun kata apalagi secara publik. Kamu ahrus tahu bahwa Karma itu ada.

I don’t expect you to understand how upset I am after reading your comment and seeing the degrading Facebook group someone made to mock and degrade the labourers from my country. It’s okay. I just want you to know that you should not drag people who are not involved so publicly and humiliate those who have done you no wrong.

Aku tidak berharap bahwa kamu akan mengerti bagaimana sedihnya aku setelah membaca kata-katamu dan melihat group Facebook yang seseorang buat untuk merendahkan dan mencaci-maki Tenaga kerja dari negaraku. Tidak apa-apa. Aku hanya ingin kamu tahu bahwa kamu tidak boleh membawa orang yang tidak bersangkutan ke publik dan mempermalukan mereka di kala mereka tidak pernah melakukan tindakan yang salah kepadamu.

I hope you have a good day. You probably will, because our “cheap labours” have already done all the hard works for you. Without them, YOU will be the “labourers” at home. So, when you have time - respect them and treat them like humans. Because they are. 

Aku harap harimu bagus hari ini. Mungkin harimu akan bagus karena “Tenaga-tenaga Kerja Murah” kami sudah melakukan semua pekerjaan kerasmu untukmu. Tanpa mereka, kamulah yang harus bekerja. Jadi jika kamu punya sedikit waktu - dan hati - hormatilah mereka dan perlakukanlah mereka seperti manusia yang layak. Karena mereka adalah manusia juga.

Enjoy your labour-less day

Selamat menikmati hari tanpa-kerja-keras-mu

Regards,
Salam,

Jr


Santapan Lokal Favorit

Tak Berkategori 48 Comments »

Indonesia kan luas banget tuh. Tiap daerah punya cirikhasnya sendiri. Mulai dari bahasa, pakaian, objek wisata sampai makanan. Nah, Paling seneng nih kalo udah ngomongin makanan. Kasih tau dong di mana daerah favorit elo dan apa santapan enak khas tempat itu. Itung-itung kan support pariwisata lokal.

Kalo gue paling suka dengan ini,

Bolu Meranti keju dari Medan

gambar diambil dari makanmana.com

Lumpia dari Semarang

gambar diambil dari luvia4ever.files.wordpress.com

Nah, kalo ini sih pas gue makan iga penyet di Surabaya :)

igor-iga

IDE GUE MENGHADAPI PEMBAJAKAN :)

Tak Berkategori 237 Comments »

Hehehe, share gue ini bukan karena gw yang paling tau, namanya juga bocah DO kampus wkwk.

dan pastinya, fokusnya pada musisi yg berkarya laaah.. kan banyak tuh yg morat marit ktnya gara-gara bajakan.

ada tiga solusi hehe:

1. JANGAN MANJA.. bajakan adalah perlawanan terhadap korup dan rakusnya industri musik. wkwkwk heheheh hahah hihihih…
fokus lah pada cara lain untuk cari uang. mending sekalian berkarya dgn low budget, no profit sales fisik, tapi high impact di ekspos. 
di jaman sekarang, musisi yg berkarya harus lebih kreatif dan gak cuma sekedar buat lagu lalu ngemis2 ama MAJOR LABEL wkwkw… pakailah internet dgn baik dan bijak. 

2. JUAL CD/KASET FISIK, tapi tambah added value. buat yang beli cd elo ngerasa bahwa mereka gk keluarin duit buat cd yang besok bisa dicari dgn gampang di Mangga Dua atau Glodok (dan counter bajakan terdekat). kasih kaos kek, kasih sticker yg oke, kasih selipin duit (duitt?? wkwkkw). karena yang hargai artcover dan kemasan cd, sekarang semakin sdikit, download mp3 langsung masuk I POD, beli cd langsung di RIP wkwkwk

3. JUAL ONLINE.
naaah.. yg ini simple banget. kan sekarang udh bnyk orang yg jago buat website. buatlah satu website di mana orang bisa download lagu ente, tapi untuk download, mesti masukin password.. 

passwordnya, bisa didapet kalo udah sms ke nomer tertentu, di mana satu sms, mungkin harga nya sekitar 2000 sampai 5000 rupiah? gk berat kan bwt satu lagu? dan semua orang punya hape sekarang…

keuntungan sang artist, ya dari share hasil uang sms itu. perkara nanti tetep dibajak, minimal kita bisa ajar para penikmat musik untuk menghargai hasil karya, dengan biaya yang murah..

naaaaaaaah… sekarang siapa yang mau nyolong ide gue? huhehehehehhe

GARUDA (Pandji, Saykoji, Jflow & Della MC) di Koran SINDO

Tak Berkategori 36 Comments »
Semangat Nasionalis Hip Hop Indonesia
Thursday, 03 September 2009
EMPAT orang musisi hip hop Indonesia, Pandji Pragiwaksono,Igor Saykoji,Jflow,dan Della MC,menggagas sebuah bloginspiratif Garudahiphop. Sebuah upaya menyuarakan nilai positif Indonesia. 

Blog tersebut menampung tulisan, serta unduhan lagu-lagu dan video karya mereka, yang bernapaskan paham kebangsaan secara gratis. ”Ini produk idealis. Kita ciptakan lagu untuk menginspirasi hal baik dan kebenaran. Bisa berupa lagu baru atau kolaborasi lagu yang sudah ada,”ujar Pandji pada sebuah obrolan singkat bersama Seputar Indonesia. 

Ditambahkan olehnya, ketika beberapa talent berkolaborasi, akan menjadi kekuatan yang luar biasa.Satu suara,namun kencang, memberi imbas positif bagi Indonesia dan dunia. ”Kita semua mau memakai talenta kita untuk membangkitkan semangat nasionalisme,” tambah Igor, dari Saykoji. Lahirnya Garudahiphop merupakan langkah lanjutan setelah sukses menerbitkan semangat Indonesiaunite pasca- Bom Kuningan II. Saat itu, bangsa Indonesia tersentak.Tidak terkecuali musisi hip hop muda tersebut. 

Dari tangan mereka, lahir lagu-lagu inspiratif seperti Kami Tidak Takut besutan Pandji. Secara tidak disengaja, mereka ikut menggawangi pertumbuhan semangat nasionalisme anak-anak muda di kalangan mereka, sehingga menjadi sebuah suara yang cukup bergema.”Sejak Indonesiaunite,anak muda banyak yang mendiskusikan Indonesia. Diskusi tentang apa yang perlu dilakukan, apa yang sebaiknya dilakukan, apa yang benar untuk dilakukan untuk mengangkat Indonesia,” tulis Pandji dalam halaman situs pribadinya. Hip hop sendiri memiliki kekhasan dalam ”bersuara”.

 Jika dibandingkan musisi pop, inspirasi datang dari luar.Sementara musisi hip hop,menulis lirik lagu cerminan dirinya sendiri.”Hip hop adalah genre yang kuat dengan pesan, selalu jujur dengan era pada masanya. Makin ke sini, isu yang dekat adalah sosial dan nasionalisme,” ucap pria yang juga berprofesi sebagai penyiar radio ini. Saat ini rasa nasionalisme seorang Pandji dan rekan sesama musisi sedang bergolak kencang. Namun, tidak berarti kreativitas pribadinya mandek. Contohnya saja, Saykoji, musisi satu ini sering kali merilis lagu yang pas dengan tren. Dulu dia punya singel So What Gitu Lho, yang menyindir gaya hidup dan dandanan anak-anak orang kaya. Kemudian singel catchy mereka, dengan lirik ”aku online-online,” menjadi hit di mana-mana. ”Igor tuh memang kerjanya online terus,” cetus Pandji. 

Lelaki pemilik nama asli Ignatius Penyami ini tidak keberatan dibilang rapper parodi. ”Dikenal sebagai apa pun enggak masalah. Yang penting, apa pun yang kita lakukan punya buah yang positif,” jawabnya. Belakangan ini, Saykoji melansir singel Copy My Style (again). Lagu ini merupakan sebuah teguran santai yang dibuat gres,25 Agustus lalu.Berangkat dari singel Copy My Style miliknya pada 2008 silam. Lagu ini sendiri bentuk protes Saykoji karena seorang rapper Malaysia menjiplak lagunya, Tahukah Kau.Perkara jiplak-menjiplak, klaim-mengklaim tampaknya sudah cukup akrab di antara dua negara ini. Namun, Igor mengaku lagu itu jangan dijadikan provokasi untuk membenci negara tetangga. Igor sendiri mengaku sudah berteman dengan Joe Farizal,rapperpenjiplak lagu miliknya.

 ”Senang sudah temenanlagi sama yang jiplak,”tulis Igor dalam halaman Twitter-nya. Yacko, rapperwanita, memiliki pandangan bahwa lagu rap dapat menyuarakan apa saja.”Musik rap di Indonesia tidak melulu hanya bertemakan cinta ataupun kebencian, beberapa pelaku hip hop telah membuat lirik yang menyiratkan kebangsaan didasari dari rasa cinta bangsa. Memang benar musik rap bukan musik asli Indonesia, tetapi keuntungan dari musik rap, lirik yang ditulis bisa sangat luas temanya dan sarat oleh pesanpesan yang ditulis pelantunnya, di situlah kekuatannya,”bebernya. Kesempatan musisi hip hop untuk didengar kian terbuka lebar. Mereka punya materi yang kuat, serta spirit positif bagi bangsa.

 ”Saya ingat, tahun 2007 lalu Java Production ngasih slot di Java Jazz. Saya dan beberapa teman diajak tampil. saat itu Massaru Riupassa, salah seorang pemerhati musik hip hop, percaya tahun depan (2008) adalah tahun kebangkitan hip hop.Terbukti tahun itu paling banyak keluar album hip hop, dan adanya ajang Jakarta International Soulnation Festival,” terang Pandji. Merangkak naik setelah sekian lama, buah yang sangat manis bagi para hip hopers. ”Rap dan hip hop sudah ada sejak hiphopindo. net sendiri sudah ada sejak 2000-an,”imbuh Igor. Ditambahkan Pandji, sebenarnya hip hop sama dengan genre musik lain, selalu ada, dan tidak mengenal musim. ”Apresiasi orang terhadap hip hop terus berkembang. Dulu asumsinya ini genre musiman, nyatanya tidak seperti itu. Saat ini yang terjadi booming talent hip hop karena belakangan ini mereka telah menemukan cara masuk ke mainstream,” ucap Pandji. Dia mencontohkan keberadaan grup Soul.ID.Saat ini Soul.ID sedang mengerjakan album spesial, berisi 36 lagu. 

Setahu dia,mereka banyak melakukan kolaborasi menarik. Salah satunya dengan grup Soul.ID asal Eropa. Paduan dari musik hip hop dan soul akan melahirkan sebuah lagu yang luar biasa apik. ”Mungkin album ini akan menjadi album terkeren yang pernah ada,”puji Pandji. Bentuk dukungan ini bukan basa-basi. Pandji mengaku komunitas hip hop sangat solid.Mereka tahu betul kerasnya berjuang dari bawah.Menawarkan demo rekaman ke mayor label, dan ditolak karena alasan ”terlalu segmented”, atau ditolak music director radio. 

Sampai akhirnya, Pandji bisa memutar lagu hip hop Indonesia di radio tempat dia siaran, bagai mimpi yang jadi kenyataan. Langkah kecil namun penuh energi,musisi hip hop Indonesia ini masih jauh dari muaranya. Namun secara ”sukarela” kita terpikat,ikut berjalan di belakang mereka atas nama semangat kebangsaan. Lagu mereka tidak sekadar mengoceh atau curhatan narsis, tetapi membawa pesan damai.( johana purba)   

JAWAPOS.COM Saykoji setelah Lagu Online Booming

Tak Berkategori 80 Comments »

Tak Lagi Bingung Susu Anak 

Banyak yang mengira bahwa lagu Online milik Saykoji sekadar lagu baru pesanan iklan sebuah provider telekomunikasi. Padahal, lagu tersebut diperkenalkan lewat internet sejak September 2008. Itu dilakukan setelah pria pemilik nama asli Ignatius Penyami yang konsisten berkarir di jalur musik rap tersebut keluar dari sebuah label perusahaan rekaman. 

Pada 2007, Saykoji dihadapkan pada sebuah kondisi sulit. Sebagai imbas dari terpuruknya penjualan album lagu secara fisik, perusahaan label Blackboard yang menaunginya memberikan dua pilihan. Yaitu, bertahan di label itu tanpa kejelasan kapan rilis album baru atau dia boleh bebas pergi.

Saykoji memilih yang kedua. Dia hengkang dan bergerak di jalur indie. Bersama Blackboard, Saykoji sudah merilis dua album; Sowhatgituloh (2005) dan Musik Hati dengan lagu andalan Jomblo (2006). “Secara mainstreamSowhatgitulohalbum perdana saya,” ujarnya saat ditemui di Patra Jasa kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/8).

Sebelum itu, Saykoji banyak merilis album indie. Dihitung-hitung, kata dia, bisa sampai sepuluh album. Hanya, hasil rekaman tersebut juga dipasarkan sendiri. “Ya, lucu-lucuan saja. Kualitasnya jelek banget,” ujar pria kelahiran Balikpapan, 8 Juni 1983, itu.

Namun, setelah album Musik Hati itu, Saykoji benar-benar tidak merilis album lagi. Agar tetap eksis, tidak ada cara lain baginya selain terus berkarya dan dipublikasikan di internet. “Berusaha untuk eksis, walaupun nggak ada uang promo,nggak ada label, ya pakai internet. Jadi, di My Space, YouTube, Friendster, itu saya kencengin semua di situ. Berapa puluh orang saja yang tahu. Yang penting, tetap ada yang tahu,” tuturnya.

Termasuk lagu Online yang saat ini booming. Kali pertama dipublikasikan di YouTube pada September 2008, ada klip video yang dia buat sendiri dengan webcam. “Kalau buka YouTubesearch Saykoji Online (home version), bakal ketemu videonya,” imbuhnya.

Lagu Online merupakan curhat Saykoji atas perilakunya berinternet ditambah cerita teman-temannya yang kerja kantoran dan sering curi-curi waktu untuk online. “Ngerap ini bagian dari hobi, yang di satu titik baru nyadar, oh ternyata bisa ya buat cari uang. Kenapa fokus ke sini, saya sadar bahwa saya nggak atletis, otak nggak pintar, hitung-hitungan nggak oke, prestasi sekolah juga biasa saja,” cerita Saykoji tentang keputusannya bertahan di jalur musik rap.

Meski begitu, Saykoji sempat hampir putus asa. Betapa terpuruknya dia ketika keluar label, khususnya urusan finansial. “Nggak usah dulu (dua tahun lalu) deh. Kalau ketemu lima bulan lalu saja, ada sih manggung, tapi ngepasbanget. Saya mikir gimana beli popok sama susu anak. Serius. Tanya sama istriku,” ungkap suami Tessy itu.

Begitu lagu Online terpakai untuk iklan dan single-nya dipromosikan, keadaan berubah. Semula tinggal menumpang di rumah orang tua, sudah dua minggu ini dia mulai ngontrak dan berencana membeli rumah. “Bisa beli mobil juga, walaupun bekas mertua. Ini pun baru pakai dari uang iklan sama manggung, belum RBT,” terang ayah Aaron Miguel Penyami (2,5 tahun) itu.

Saykoji sangat berterima kasih kepada Tessy, perempuan yang menjadi pacarnya sejak 2002 dan dinikahi pada 2005. Dialah yang memotivasi agar Saykoji menjadi rapper sungguhan dan tetap menjaga semangatnya saat didera cobaan. “Kadang ada saatnya mikir apa kerja kantoran saja ya atau jualan cendol. Yang penting dapat uang. Tapi, istri selalu bilang, ‘jangan dong!’,” ceritanya.

Dulu, Saykoji merasa masih sebagai seorang yang sulit bergaul. Tessy lalu mengkritik, bagaimana bisa seorang yang bekerja di bidang entertainment tidak luwes dalam pergaulan. “Ya, dulu memang sulit banget ngomong. Tapi, sekarangsih sudah bisa,” ujar pria yang drop out dari Jurusan Jurnalistik Universitas Pelita Harapan karena memilih karir itu.(Sugeng Sulaksono/ayi)

SAYKOJI: GUE DITILANG POLISI, 30 Agustus 2009 :)

Tak Berkategori 70 Comments »
Pagi ini, sepulang dari gereja, gue belok kiri dari imam bonjol menuju jalan HR Rasuna Said.
melihat lampu nya merah, gue berasumsi kalau lampu merah ditujukan untuk mobil yang menuju arah lurus, karena gue belok kiri, ya gue langsung belok. gak pake ngebut, santai aja seperti layaknya belok biasa, dari gigi 3 turun dulu ke gigi 2.

gue belok dengan pede, karena menurut info yang gue tau dari teman-teman, kalau tidak ada petunjuk jalan nya untuk belok ke kiri, dan hanya ada lampu merah yang nampaknya untuk arah lurus, belok kiri itu sah-sah aja.

maka beloklah diriku dengan riang gembira…

belum jauh belok, dari bawah teduhnya sebuah bus stop, seorang polisi melambaikan tangan memerintahkan gue untuk berhenti.

singkat cerita, gue berhenti, jendela dibuka, lalu disapa dengan ramah. sambil di informasikan kalau menurut peraturan terbaru yang baru di update, tidak boleh belok kiri kalau lampu merah (walau lampu merah hanya ada satu, nggak ada lampu merah dgn tanda panah ke kiri). 

gue belajar jadi warga negara yang baik, gue gak mau nyogok. lagian kapan polisi kita bisa belajar? :) toh gue juga perlu belajar sistemnya kalau ditilang. jadi gue turun dan ikut sang polisi ke samping jalan.

pak polisi mempersilahkan gue duduk, tapi gue tolak dengan halus, saya berdiri saja pak. sambil dia nulis slip pelan-pelan, gue mikir kesibukan dia sepanjang hari. mungkin dia sudah berjaga dari malam? atau dia harus berjaga sampai malam? bagaimana kalau dia puasa? bagaimana kalau gue kabur atau nyolot? kasian juga ya jadi polisi…

tapi tetap terpikir sama gue, bahwa gue gak ngerasa disosialisasikan dengan baik, perihal peraturan mengenai belok kiri…

maka gue tanya ke pak polisi yg bersangkutan. pak, saya menerima kalau harus ditilang, tapi saya ingin tau, apakah sudah disosialisasikan ke masyarakat mengenai peraturan tambahan yang bapak bilang barusan? mondar mandiiir tuh bapak cerita soal motor, di posisi kiri, katanya udah disosialisasiin, tapi gue potong: lha kan saya bawa mobil? lagian yang saya nanya soal sosialisasi peraturan yg terbaru ini.


btw, link mengenai hal ini ada di website ditlantas polda, ini link nya:
http://www.lantas.metro.polri.go.id/forum/index.php?id=2&sid=49bf676116feb

setelah ngalor ngidul, akhirnya pak polisi bilang kalau ada acara di TV yang sudah membahas masalah ini.. ok, kalau gitu. saya terima pak. walau dalam hati gue yakin belum tentu semua orang bisa nonton acara itu. pengguna kendaraan bermotor BUANYAK banget di Jakarta. sepertinya sosialisasi lewat TV gak cukup deh. tapi mengingat sulitnya kerja jadi polisi di bulan puasa, gue pilih untuk terima aja ditilang.

toh gue perlu tahu prosesnya. kalo nyogok melulu, kapan negara mau maju?
gue samperin istri sebentar, mau ambil blackberry, istri gue berbisik “minta slip biru..”

oh iya, gue ingat ada temen yg bilang kalo kita terima kesalahan kita, dan minta slip biru, kita bisa urus denda tanpa sidang! tinggal bayar ke BRI. dan polisi gak dapet uang sogok! :).

langsunglah gue samperin pak pulisi dan minta slip biru. dengan sigap dia bilang, oh boleh pak! nanti tinggal bayar ke bri, dan bawa surat bukti pembayaran ke kantor polisi daerah sini bla bla bla…

akhirnya, gue ambil slip biru, dan istri gue diam2 foto gue dari dalam mobil, sayang gak kefoto polisinya, cuma gue sambil nyengir2 bawa slip biru.

tapi gue sempet kenalan sama pak polisinya, nanya namanya, dia tunjukkin di baju, namanya YOSI T.

begitulah pengalaman gue, hehehe… belajar menghadapi tilang tanpa nyogok. dan berkenalan denga pak polisi. moga2 ini bukan tipe polisi yang suka ngarep duit sogok. gue tau emang gaji polisi mungkin nggak besar, tapi kita juga harus belajar mendidik mereka untuk nggak nerima uang sogok.



kalau memang kita salah dalam bertindak, dalam menaati peraturan yg berlaku, kita harus siap terima konsekuensi tanpa mengambil jalan pintas yang merugikan nilai moral bangsa Indonesia.

salut untuk pak polisi YOSI, semoga dia cepat naik pangkat dan selalu bisa tahan diri dari godaan.. semoga INDONESIA juga bisa semakin maju, dan berkembang pesat!

mari bangga jadi orang INDONESIA, mari berani bertanggung jawab akan kesalahan dengan santun dan gak panikan. :)


WordPress Theme & Icons by N.Design Studio.
Entries RSS Comments RSS Log in